Apa itu Gemini (Model AI Google)?
Keluarga model kecerdasan buatan multimodal dari Google yang dibangun secara native untuk memahami teks, gambar, video, audio, dan kode program secara simultan.
Apa itu Gemini?
Gemini adalah keluarga model kecerdasan buatan (foundation model) multimodal generasi terbaru yang dikembangkan oleh Google DeepMind dan Google Research. Diumumkan pertama kali pada akhir tahun 2023 sebagai penerus PaLM 2, Gemini dirancang dari dasar (natively multimodal) agar mampu memproses, menghubungkan, dan memahami beragam format input—mulai dari teks, suara, gambar diam, rekaman video panjang, hingga baris kode pemrograman—tanpa perlu menggabungkan komponen pengenal terpisah.
Gemini menjadi fondasi utama kecerdasan buatan di seluruh ekosistem produk Google, mulai dari asisten AI di ponsel Android, integrasi Google Workspace (Docs, Gmail), Google Search AI Overviews, hingga layanan cloud Google Cloud Vertex AI dan Google AI Studio.
Varian keluarga model Gemini
Google membagi model Gemini ke dalam tingkatan ukuran dan kapasitas beban kerja:
- Gemini Flash (mis. Gemini 1.5 Flash / 2.0 Flash): Model berbobot ringan dengan latensi super cepat dan biaya sangat hemat. Sangat efisien untuk tugas pemrosesan volume massal, otomatisasi ringkasan data, dan ekstraksi informasi audio-visual secara instan.
- Gemini Pro (mis. Gemini 1.5 Pro / 2.0 Pro): Model tingkat menengah hingga tinggi yang dioptimalkan untuk penalaran kompleks, penulisan kode tingkat lanjut, serta pemecahan masalah multidisiplin.
- Gemini Ultra / Deep Research: Model paling bertenaga yang dirancang untuk analisis ilmiah mendalam dan penalaran rumit di tingkat pusat data server berskala masif.
Spesifikasi resmi dan tarif API pengembang
Keunggulan utama arsitektur Gemini adalah kapasitas jendela konteks (context window) terbesar di industri komersial, mencapai 1 juta hingga 2 juta token. Berdasarkan dokumentasi resmi Google AI Studio per tanggal pengecekan 28 September 2026:
- Gemini 1.5 Flash:
- Context Window: Hingga 1.048.576 token (1M tokens).
- Tarif Input Token (prompt <= 128k): $0,075 per 1 juta token.
- Tarif Cached Input Token: $0,01875 per 1 juta token.
- Tarif Output Token (prompt <= 128k): $0,30 per 1 juta token.
- Rujukan resmi: ai.google.dev/pricing (Pengecekan: 28 September 2026).
- Gemini 1.5 Pro:
- Context Window: Hingga 2.097.152 token (2M tokens).
- Tarif Input Token (prompt <= 128k): $1,25 per 1 juta token.
- Tarif Cached Input Token: $0,3125 per 1 juta token.
- Tarif Output Token (prompt <= 128k): $5,00 per 1 juta token.
- Rujukan resmi: ai.google.dev/pricing (Pengecekan: 28 September 2026).
Batasan dan salah paham umum
- Bukan sekadar pengganti Google Bard: Google Bard merupakan produk antarmuka lama yang sempat menggunakan model PaLM 2. Mulai awal tahun 2024, merek Bard sepenuhnya dipensiunkan dan diubah namanya menjadi Gemini, didukung langsung oleh model arsitektur Gemini.
- Kapasitas 2 juta token membutuhkan kontrol latensi: Mengunggah video berdurasi satu jam atau ribuan halaman PDF dalam satu prompt memang dimungkinkan berkat 2M context window, namun waktu pemrosesan sebelum jawaban pertama keluar membutuhkan durasi beberapa puluh detik tergantung kepadatan berkas.
- Ketersediaan fitur bervariasi antar-wilayah: Integrasi Gemini pada perangkat mobile tertentu tunduk pada regulasi privasi regional serta dukungan spesifikasi prosesor NPU perangkat keras lokal.
Rujukan resmi
- Google DeepMind Research: Gemini: A Family of Highly Capable Multimodal Models (Pengecekan: 28 September 2026, rujukan resmi: deepmind.google/technologies/gemini/).
- Google AI for Developers: Gemini Models Overview & API Pricing (Pengecekan: 28 September 2026, rujukan resmi: ai.google.dev/pricing).
Istilah Terkait