Langsung ke konten
Keamanan Akun

Cara Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah di WA, IG, Gmail, dan Telegram

Ilustrasi Wawan
Wawan
5 menit baca
Cara Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah di WA, IG, Gmail, dan Telegram

Password sekuat apa pun bisa bocor. Bisa ketebak, bisa kena phishing, bisa ikut bocor saat ada situs yang datanya dicuri. Di sinilah verifikasi dua langkah jadi penyelamat. Dia nambah satu lapisan lagi, jadi walau password kamu jatuh ke tangan orang lain, dia tetap nggak bisa masuk tanpa kode kedua yang cuma ada di HP kamu.

Sebagian orang males ngaktifin karena ngerasa ribet. Padahal sekali pasang, kamu cuma sesekali diminta kode tambahan, dan itu pun biasanya pas login dari perangkat baru. Tutorial ini ngebahas cara aktifin verifikasi dua langkah di empat aplikasi yang paling sering dipakai orang Indonesia: WhatsApp, Instagram, Gmail, dan Telegram.

Kenapa verifikasi dua langkah penting

Bayangin password itu kunci pintu rumah. Verifikasi dua langkah itu gembok tambahan yang kuncinya cuma kamu pegang. Maling yang berhasil duplikat kunci pintu kamu tetap mentok di gembok kedua.

Dalam praktiknya, lapisan kedua ini bisa berupa kode dari SMS, kode dari aplikasi autentikasi, atau PIN khusus. Buat akun yang nyimpen hal penting, seperti email dan media sosial, lapisan ini bukan lagi opsi mewah tapi kebutuhan dasar.

Ilustrasi verifikasi dua langkah dengan ikon gembok dan kunci untuk WhatsApp, Instagram, Gmail, dan Telegram

WhatsApp

WhatsApp menyebutnya verifikasi dua langkah, berupa PIN 6 digit yang diminta saat nomor kamu didaftarkan di HP baru.

  1. Buka Setelan, lalu Akun, lalu Verifikasi dua langkah.
  2. Ketuk Aktifkan, buat PIN 6 digit yang nggak gampang ditebak.
  3. Masukkan email cadangan supaya bisa reset PIN kalau lupa.

Lapisan ini yang bikin akun WhatsApp susah dibajak, karena pelaku yang dapat kode SMS kamu pun tetap kebentur PIN. Kalau kamu pernah atau lagi mengalami akun diambil orang, baca juga cara mengatasi akun WhatsApp dibajak.

Instagram

Instagram menyebutnya autentikasi dua faktor. Kamu bisa pilih kode lewat SMS atau lewat aplikasi autentikasi, dan opsi aplikasi lebih aman karena nggak bisa dicegat lewat jaringan seluler.

  1. Buka profil, ketuk menu garis tiga, lalu Pengaturan dan privasi.
  2. Masuk ke Pusat Akun, lalu Kata sandi dan keamanan, lalu Autentikasi dua faktor.
  3. Pilih akun Instagram kamu, lalu pilih metode: aplikasi autentikasi (disarankan) atau SMS.
  4. Ikuti langkahnya sampai muncul konfirmasi aktif.

Simpan juga kode pemulihan yang ditampilkan Instagram. Kode itu menyelamatkan kamu kalau suatu saat ganti nomor atau kehilangan akses ke aplikasi autentikasi.

Gmail dan akun Google

Akun Google itu pusat dari banyak hal: email, foto, kontak, sampai akun aplikasi lain yang login pakai Google. Jadi mengamankannya berdampak luas. Google menyebut fiturnya verifikasi 2 langkah.

  1. Buka myaccount.google.com lewat browser, atau buka aplikasi Pengaturan Google di HP.
  2. Masuk ke menu Keamanan.
  3. Cari Verifikasi 2 Langkah, ketuk Mulai, lalu masukkan password kamu.
  4. Daftarkan nomor HP untuk menerima kode, atau aktifkan prompt Google yang cukup ketuk "Ya" di HP saat login.

Setelah aktif, sebaiknya tambahkan juga kode cadangan dan simpan di tempat aman. Kalau HP kamu hilang, kode cadangan ini jalan masuk satu-satunya supaya kamu nggak terkunci dari akun sendiri. Kalau kamu sampai lupa password-nya, ada panduan terpisah soal cara mengganti password email yang lupa.

Telegram

Telegram menyebutnya verifikasi dua langkah, berupa kata sandi tambahan yang diminta saat akun kamu login di perangkat baru, di luar kode SMS biasa.

  1. Buka Settings atau Pengaturan, lalu Privacy and Security.
  2. Ketuk Two-Step Verification atau Verifikasi Dua Langkah.
  3. Buat kata sandi yang kuat, beri petunjuk kalau perlu, dan masukkan email pemulihan.

Sama seperti yang lain, email pemulihan itu penting. Tanpa itu, kalau lupa kata sandi, proses pemulihan akun jadi jauh lebih ribet.

Pilih SMS atau aplikasi autentikasi?

Banyak layanan kasih dua pilihan metode kode. Keduanya jauh lebih baik daripada nggak pakai sama sekali, tapi ada bedanya.

  • Kode SMS paling gampang dipakai dan cocok buat kebanyakan orang. Kelemahannya, kode bisa dicegat kalau nomor kamu kena pembajakan SIM, walau kasus ini jarang.
  • Aplikasi autentikasi seperti Google Authenticator menghasilkan kode di HP kamu tanpa lewat jaringan, jadi lebih sulit dicegat. Cocok buat akun yang benar-benar penting, seperti email utama dan akun perbankan.

Buat mulai, SMS sudah cukup. Kalau kamu mau naik level, pindah ke aplikasi autentikasi untuk akun-akun terpenting.

Apa yang terjadi saat verifikasi dua langkah bekerja

Supaya nggak kaget, ada baiknya kamu tahu kapan lapisan kedua ini muncul dalam keseharian. Verifikasi dua langkah nggak nanya kode setiap saat. Dia cuma aktif di momen-momen yang berisiko:

  • Login di HP atau komputer baru. Saat akun kamu dipakai di perangkat yang belum pernah dikenali, di situlah kode kedua diminta. Ini justru bagus, artinya orang asing yang punya password kamu tetap mentok.
  • Pindah HP atau install ulang aplikasi. Misalnya kamu ganti HP lalu pasang WhatsApp, PIN dua langkah akan diminta. Pastikan kamu ingat PIN atau punya akses ke email pemulihan.
  • Reset password. Beberapa layanan minta verifikasi kedua sebelum mengizinkan ganti password, sebagai pengaman ekstra.

Di perangkat yang sudah kamu pakai sehari-hari, kamu hampir nggak pernah diganggu. Jadi anggapan bahwa verifikasi dua langkah bikin ribet tiap buka aplikasi itu keliru. Dia cuma muncul saat benar-benar dibutuhkan, dan justru di momen itulah dia menyelamatkan akun kamu.

Hal yang sering bikin orang terkunci sendiri

Verifikasi dua langkah memang menambah keamanan, tapi kalau ceroboh, kamu bisa malah ngunci diri sendiri dari akun. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Simpan kode cadangan dan email pemulihan. Ini jaring pengaman kalau kamu kehilangan HP atau ganti nomor.
  • Perbarui nomor HP di pengaturan keamanan sebelum nomor lama kamu hangus atau dibuang.
  • Jangan hapus aplikasi autentikasi sembarangan tanpa memindahkan dulu akunnya, karena kodenya ikut hilang.
  • Catat di tempat aman, bukan di catatan HP yang bisa ikut hilang kalau HP rusak.

Mulai dari akun yang paling penting

Kalau ngerasa empat sekaligus terlalu banyak, mulai dari yang paling berharga buat kamu. Buat kebanyakan orang, urutannya: akun Google atau Gmail dulu karena jadi pusat segalanya, lalu WhatsApp karena paling sering jadi sasaran penipuan, baru Instagram dan Telegram.

Sediakan waktu sekitar lima belas menit, siapkan email pemulihan yang aktif, dan kerjakan satu per satu. Setelah selesai, akun-akun kamu sudah punya pertahanan ganda yang bikin upaya pembobolan jauh lebih sulit. Itu rasa tenang yang sepadan dengan waktu yang kamu keluarkan hari ini.

Artikel Terkait